MENGENAL FAUNA YANG ADA DI INDONESIA
Hiu atau cucut (superordo Selachimorpha) adalah sekelompok ikan dengan kerangka tulang rawan yang lengkap. dan tubuh yang ramping. Mereka bernapas dengan menggunakan lima liang insang (kadang-kadang enam atau tujuh, tergantung pada spesiesnya) di samping, atau dimulai sedikit di belakang, kepalanya. Hiu mempunyai tubuh yang dilapisi kulit dermal denticles untuk melindungi kulit mereka dari kerusakan, dari parasit, dan untuk menambah dinamika air. Mereka mempunyai beberapa deret gigi yang dapat digantikan.
Hiu mencakup spesies yang berukuran sebesar telapak tangan. Hiu pigmi (Euprotomicrus bispinatus) sebuah spesies dari laut dalam yang panjangnya hanya 22 cm, hingga Hiu paus (Rhincodon typus) yang merupakn ikan terbesar yang mampu tumbuh hingga sekitar 12 meter dan hanya memakan plankton melalui alat penyaring di mulutnya. Hiu banteng (Carcharhinus leucas) adalah yang paling terkenal dari beberapa spesies yang berenang di air laut maupun air tawar (jenis ini ditemukan di Danau Nikaragua, di Amerika Tengah) dan di delta-delta.
KEMUNCULAN DAN KERANGKA IKAN HIU
Keberadaan hiu telah ada di laut sejak 350 juta tahun yang lalu pada zaman Sehingga hiu merupakan keturunan ikan bertulang rawan yang telah ada sejak masa primitif. Sebagai kelompok ikan bertulang rawan, spesies hiu sangat beragam
Kerangka hiu sangat berbeda dibandingkan dengan ikan-ikan bertulang seperti misalnya ikan kod, karena terbuat dari tulang muda (tulang rawan), yang sangat ringan dan lentur, meskipun tulang muda di ikan-ikan hiu yang lebih tua kadang-kadang sebagian bisa mengapur, sehingga membuatnya lebih keras dan lebih seperti tulang. Rahang hiu beraneka ragam dan diduga telah berevolusi dari rongga insang yang pertama. Rahang ini tidak melekat pada cranium dan mempunyai deposit mineral tambahan yang memberikannya kekuatan yang lebih besar.
KEBIASAAN HIDUP IKAN HIU DAN MITOLOGINYA
Keahlian
Hiu termasuk salah satu jenis ikan. Karena itu, hiu mampu bernapas dan hidup di dalam air. Sebagian besar spesies hiu dapat berenang dengan baik.
Pemangsaan
Semua spesies hiu merupakan karnivor. Pengejaran hiu terhadap mangsanya berlangsung dengan cepat. Namun, sebagian besar hiu tidak menyerang manusia. Hanya sedikit spesies hiu yang menyerang manusia seperti hiu banteng, hiu macan dan hiu putih raksasa
Hiu sangat menonjol dalam mitologi Hawaii. Ada cerita-cerita tentang manusia hiu yang mempunyai rahang hiu di belakang mereka. Mereka dapat berubah bentuk antara hiu dan manusia pada waktu-waktu yang mereka inginkan. Sebuah tema umum dalam cerita-cerita ini adalah bahwa manusia-manusia hiu ini akan memperingatkan orang-orang yang ke pantai bahwa di perairan itu terdapat hiu. Orang-orang yang ke pantai itu akan menertawai dan mengabaikan peringatan-peringatan mereka dan akan tetap berenang, dan karena itu kemudian mereka dimakan oleh manusia hiu yang sama, yang memberikan peringatan kepada mereka agar tidak turun ke air.
Mitologi Hawaii juga mengandung banyak dewa hiu. Mereka percaya bahwa hiu adalah penjaga samudra, dan mereka disebut Aumakua:
- Kamohoali'i–Dewa hiu yang paling terkenal dan dihormati. Ia lebih tua dan menyukai saudara dari Pele, dan menolong serta berjalan bersamanya ke Hawaii. Ia mampu mengambil rupa manusia dan ikan. Sebuah tebing yang tinggi di kawah Kilauea dianggap sebagai salah satu tempatnya yang paling suci. Di salah satu tempat itu, ia mempunyai sebuah he'iau (kuil) yang dipersembahkan baginya di setiap potong tanah yang menjorok ke laut di pulau Moloka'i.
- Ka'ahupahau–Dewi ini dilahirkan sebagai manusia, dengan ciri khasnya karena rambutnya yang merah. Ia belakangan berubah ke dalam bentuk hiu dan diyakini melindungi rakyat yang hidup di O'ahu dari ikan-ikan hiu. Ia juga diyakini hidup dekat Pearl Harbor.
- Kaholia Kane–Ini adalah dewa hiu dari ali'i Kalaniopu'u dan diyakini tinggal di sebuah gua di Puhi, Kaua'i.
- Kane'ae–Dewi hiu yang berubah menjadi manusia agar dapat mengalami suka cita menari.
- Kane'apua–Yang paling umum, ia diyakini sebagai saudara laki-laki dari Pele dan Kamohoali'i. Ia adalah dewa yang suka mempermainkan orang yang melakukan banyak tindakan kepahlawanan, termasuk menenangkan dua bukit legendaris yang konon bertabrakan sehingga menghancurkan perahu-perahu yang berusaha melewatinya.
- Kawelomahamahai'a–Asalnya manusia, ia kemudian diubah menjadi hiu.
- Keali'ikau 'o Ka'u–Ia adalah sepupu dari Pele dan anak laki-laki dari Kua. Ia disebut pelindung rakyat Ka'u. Ia pernah mengadakan hubungan dengan seorang gadis manusia, yang melahirkan seekor hiu hijau.
- Kua–ini adalah dewa hiu yang utama dari rakyat Ka'u, dan diyakini merupakan nenek moyang mereka.
- Kuhaimoana–Ia adalah saudara laki-laki dari Pele dan tinggal di pulau Ka'ula. Panjangnya konon 55 m dan merupakan suami dari Ka'ahupahau.
- Kauhuhu–Ia adalah raja hiu yang kejam yang hidup di sebuah gua di Kipahulu di pulau Maui. Kadang-kadang ia pindah ke gua yang lain di sisi angin bertiup dari pulau Moloka'i.
- Kane-i-kokala–Sejenis dewa hiu yang menyelamatkan orang-orang yang karam kapalnya dengan membawa mereka ke pantai. Orang-orang yang menyembahnya tidak mau memakannya, menyentuh atau melintasi asap kokala, ikannya yang suci.
Dalam budaya-budaya Samudra Pasifik lainnya, Dakuwanga adalah dewa hiu yang juga merupakan pemakan jiwa-jiwa yang tersesat.
Di Yunani kuno, orang dilarang makan daging hiu pada festival-festival perempuan.
PERKEMBANGBIAKAN HIU
Hiu berkembang biak dengan cara ovipar, ovovivipar, dan vivipar. Tidak perlu bingung, ternyata, tiap spesies hiu memiliki caranya sendiri untuk berkembang biak
1. Ovipar
Terdapat beberapa spesies hiu yang berkembang biak dengan cara bertelur, contohnya chimaera, zebra shark, dan Swellshark. Telur hiu diliputi dengan cangkang kulit yang tebal. Induknya akan menempatkan telur tersebut di tempat yang aman. Tempat yang aman dan cangkang yang tebal akan melindungi telur hiu dari gangguan luar. Hal ini dibutuhkan karena telur hiu akan menetas dalam waktu yang lama, yaitu 6 sampai 9 bulan.
2. Ovovivipar
Hiu yang berkembang biak dengan cara ovovivipar akan membawa telurnya di dalam tubuhnya. Ini akan memberikan telur perlindungan lebih dari predator yang mungkin memangsa telur hiu. Embrio telur berkembang dan mendapatkan sumber makanannya dari cangkang telur. Setelah cukup usia, telur akan menetas di dalam perut induknya. Kemudian induknya akan melahirkannya sebagai bayi hiu. Anak hiu yang telah menetas terlebih dahulu di dalam perut ibunya mungkin memakan telur yang tidak dibuahi atau bahkan memakan telur saudaranya yang belum menetas. Contoh hiu yang berkembang biak dengan cara ovovivipar adalah sand tiger shark, shortfin Mako, great white shark, dan t3.
3 Vivipar
Vivipar adalah cara berkembang biak dengan melahirkan. Di dalam perut, embrio akan mendapatkan makanan dari tali pusar yang terhubung ke induknya. Contoh hiu yang berkembang biak dengan vivipar adalah Bull shark, Blue shark, dan Hammerhead shark.
Begitulah tentang fauna Ikan Hiu yang saya ketahui ya teman teman semuanya^^ Semoga berguna dan bermanfaat bagi teman teman semuanya, dan jika ada dari teman teman tentang perkenalan Fauna Ikan Hiu, kalian bisa menambahkannya di kolom komentar ya teman teman ^^
Jadi tunggu apalagi teman teman ?? Ayo bermain slot online di ROMA303 ^^
.jpg)
.jpg)
.jpg)

Komentar
Posting Komentar